Sangkar Emas

SUTORO adalah salah satu perajin sangkar burung perkutut yang cukup senior ini bercerita, “warga Desa Pendowo khususnya Dukuh Glorok mulai membuat sangkar burung sejak tahun 1975-an. Ini adalah pekerjaan warisan leluhur yang diturunkan oleh almarhum bapak (alm. Carsan), saya menekuni pekerjaan ini semenjak awal menikah.

“Alhamdulillah mas, dari hasil penjualan ini kami sekeluarga bisa hidup cukup, dan juga bisa membayar biaya kuliah kedua anak saya, imbuhnya. Suami dari ibu Ratonah yang memiliki 2 anak yaitu Slamet Waluyo dan Sri Murniati mengatakan bahwa dalam sehari beliau beserta 3 karyawannya dapat menghasilkan sangkar sekitar 8 hingga 10 unit .

toro_sangkar_perkutut

Ada beberapa jenis sangkar yang diproduksi. Perbedaan jenis sangkar terletak dari motif mahkota dan cat finishing yang digunakan, antara lain : sangkar mini, sangkar polos, metalik lukis, kereta kencana, dan mahkota ukir. “Harganya sesuai dengan keindahan dan ukuran sangkar. ya, berkisar 150 ribu sampai 300 ribu untuk sangkar mahkota ulir” tuturnya.

Dengan kapasitas produksi yang masih sedikit, beliau dengan kelompoknya hanya bisa memasok kebutuhan pasar sekitar Pekalongan dan Batang.

 

2 tanggapan untuk “Sangkar Emas

  1. Saya ingin mengajukan untuk masalah infrastruktur khusunya Kelompok bangunan dan fasilitas olahraga luar.
    Seperti halnya lapangan Sepakbola.
    Untuk itu saya segenap pemuda mengajukan untuk permasalahan infrastruktur khususnya fasilitas olahraga untuk lebih diperhatikan lagi 😊 terima kasih

    1. terima kasih atas usulan dari saudara.
      kami sangat mengapresiasi saran dan masukannya dari :a/n pemuda pendowo, pembangunan partisipatif sangatlah diperlukan dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pemanfaatan serta pemeliharaan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat.
      kami mengharapkan kehadiran :a/n pemuda pendowo pada saat diadakan musdus ataupun musrengbangdes untuk bisa disampaikan sehingga dapat dimasukkan kedalam RKKD ataupun RKP

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *